of 51

Computer Network and Security

Published on June 2016 | Categories: Documents | Downloads: 19 | Comments: 0
100 views

Computer Network and Security

Comments

Content

Computer Networking & Security

H. Mochamad Wahyudi, CCNA, CEH, CHFI
[email protected]
http://www.wahyudi.or.id

Sejarah Jaringan Komputer
• Tahun 1950-an, komputer Stand Alone
• Tahun 1960-an Departemen of Defence (DoD)
USA membentuk lembaga riset Advance
Research Project Agency (ARPA), kemudian
diganti menjadi Defence Advance Research
Project Agency (DARPA)
• Hasil proyek DARPA adalah ARPAnet (Sekarang
adalah internet yang menunjang perkembangan
konsep-konsep Protokol TCP/IP)

Sejarah Jaringan Komputer (Lanjutan)
• Tahun 1980-an, LAN mendapat perhatian
dengan perkembangan PC

Referensi Model OSI
• Open System Interconnections (OSI)
dikeluarkan oleh International Standard
Organization (ISO)
• Tujuan :
Memudahkan pengertian, penggunaan &
desain dari proses pengolahan data &
untuk keseragaman diantara para vendor
pembuat peralatan jaringan

Referensi Model OSI (Lanjutan)
• Terdiri dari 7 Layer :
1. Physical Layer
2. Data Link Layer
3. Network Layer
4. Transport Layer
5. Session Layer
6. Presentation Layer
7. Aplications Layer
Bisa disebut : Arsitektur Lapisan

Referensi Model OSI
• Proses pengolahan data dari suatu lapisan ke
lapisan yang lainya disebut dengan Data
Encapsulation
• Data Encapsulation
Proses penambahan informasi depan (Header
Informations) data pada masing-masing lapisan
yang disebut dengan Protocol Data Unit (PDU)

Manfaat Model OSI
• Membuat standarisasi yang dipakai oleh setiap
vendor sehingga mengurangi kerumitan dalam
perancangan
• Memungkinkan fasilitas modular engineering
(Perubahan pada satu lapisan tidak menggngu
lapisan yang lain)
• Memungkinkan kerjasama antara teknologi yang
berbeda
• Memungkinkan berbagai peralatan jaringan &
software yang berbeda untuk berkomunikasi

Lapisan Aplikasi
• Memberikan layanan ke jaringan komputer untuk
apliksasi pemakai & mengadakan komunikasi dari
program ke program. Apabila seorang pemakai
komputer (user) pada suatu jaringan komputer mencari
file yang tersimpan pada suatu mesin File Server untuk
digunakan pada suatu program aplikasi office, proses ini
bekerja melalui lapisan aplikasi ini
• Contoh :
e-mail, browsing internet, koneksi secara remote (Telnet/
SSH) & Transfer File (FTP)
• Merupakan lapisan yang sangat dekat dengan pemakai
komputer (User)

Lapisan Presentasi
• Agar data/informasi dapat terlihat oleh user,
data/informasi harus dapat ditampilkan baik dalam
bentuk text/grafis pada monitor
• Lapisan ini bertanggung jawab atas penampilan
teks/grafis pada monitor
• Lapisan ini memberikan service untuk konversi,
sintaks, format & enkripsi data
• File format : ASCII, EBCDIC, JPEG, MPEG, TIFF,
PICT, RTF, MIDI & Quick Time

Lapisan Sesi
• Lapisan ini membuka, mengatur & menutup
session antara aplikasi
• Protokol yang berfungsi : NFS, NETBEUI, RPC
SQL, X Windows System, Apple Talk Session
Protocol (ASP) & Digital Network Architecture
Session Control Program (DNASCP)
• Lapisan ini juga menentukan apakah informasi
yang diminta oleh pemakai berasal dari Local
Host/Remote Host

Lapisan Transport
• Lapisan ini bertanggung jawab atas keutuhan
transmisi data yang dilakukan pada jaringan
komputer
• Lapisan ini memisahkan lapisan tingkat atas
dengan lapisan bawah
• Pada lapisan ini Data dirubah menjadi Segment
(Data Stream)

Connection Oriented
• Mengadakan koneksi yang Realible (Setiap sesi
yang diadakan bergaransi). Connection Oriented
didukung oleh TCP (Port 6)
• Memiliki 3 langkah untuk pengiriman data :
- Mengadakan koneksi
- Pengiriman data
- Pemutusan Koneksi

Connection Oriented (Lanjutan)
Ciri-ciri Connection Oriented
• Semua paket mendapat tanda terima
(Acknowledge) dari penerima
• Paket yang diterima dikirim ulang
• Paket-paket diurut kembali (Sequence) seperti
pada waktu pengiriman
Connection Oriented menggunakan Three
Way Handshake untuk mengadakan Koneksi

Connectionless Oriented
• Merupakan hubungan yang tidak Realible
(Setiap sesi yang diadakan tidak bergaransi).
Penerima tidak mengirimkan tanda terima &
paket-paket tidak diurut kembali seperti pada
saat pengiriman
• Didukung oleh User Datagram Protocol / UDP
(Port 17)

Connectionless Oriented (Lanjutan)
• Keunggulannya adalah penggunaan bandwidth
yang efektif, karena semua jalur tersedia dapat
dipergunakan oleh pemakai lain
• Jalur yang dipergunakan bergantung pada paket
per paket. Jika terjadi kemacetan pada suatu
jalur, maka paket dapat disalurkan ke jalur yang
lain

Lapisan Jaringan
• Lapisan ini menyediakan topologi logika jaringan
yang memungkinkan penggunaan alamat logika
(IP Address)
• Dengan menggunakan alamat logika, lapisan ini
berfungsi meneruskan paket-paket dari suatu
node ke node lain pada jaringan & memilih jalur
yang terbaik dalam meneruskan paket-paket
dengan menambah informasi mengenai alamat
logika yang dituju & alamat asal dari paket
• Router bekerja pada lapisan ini

Lapisan Data Link
• Lapisan ini mengatur topologi jaringan komputer,
Error Notifications & Flow Control
• Switch & Bridge bekerja pada lapisan ini
• Lapisan ini menyediakan fasilitas alamat perangkat
keras (Hardware) & mengolah paket dari lapisan di
atasnya menjadi frame dengan menambahkan
informasi mengenai alamat perangkat keras (MAC
Address) yang dituju & alamat asal

Lapisan Data Link (Lanjutan)
• Lapisan ini dapat dibagi menjadi :
1. Lapisan sub MAC (Media Access Control)
2. Lapisan sub LLC (Logical Link Control)

Media Access Control (MAC)
• Lapisan sub Media Access Control (MAC)
berfungsi untuk membuat frame dari bit 1 & 0
yang diterima oleh Lapisan Fisik, serta
memberikan Hardware Address ke suatu NIC
• Hardware Address terdiri :
- 3 Byte Kode Vendor (Diberikan oleh IEEE)
- 3 Byte Nomor Seri Host (Diatur oleh vendor)

Media Access Control (MAC)
• Penulisan MAC Address (12 digit Hexa Decimal)
Contoh :
00-0C-6E-60-7C-2E
00-0C-6E : Kode Vendor
60-7C-2E : Nomor Seri Host
• Peralatan aktif, seperti : NIC & Router
menggunakan MAC Address

Logical Link Control (LLC)
• LLC berfungsi untuk mengatur hubungan
komunikasi antara lapisan bawah dengan
lapisan network
• LLC menggunakan Source Service Access Point
(SSAP) & Destinations Service Access Point
(DSAP) untuk membantu lapisan bawah
berkomunikasi dengan lapisan network

Lapisan Fisik
Lapisan Fisik ini menentukan spesifikasi koneksi
fisik jaringan komputer, antara lain :
1. Tipe kabel
2. Tipe konektor
3. Hubungan pin konektor dengan kabel
4. Tipe interface suatu peralatan jaringan
komputer

Refensi Model OSI

Referensi Model DoD
• Dikeluarkan oleh Departemen of Defense di
Amerika Serikat yang berdasarkan konsep
TCP/IP
• Protokol TCP/IP adalah jenis protokol pertama
yang digunakan dalam hubungan internet
• Referensi Model DoD ini sering disebut dengan
Referensi Model TCP/IP

Referensi model DoD vs OSI

Lapisan Process / Application
• Lapisan Process / Application referensi model
DoD dapat disamakan dengan gabungan
lapisan Apllications, Presentation & Session
pada Referensi Model OSI (Sering disebut juga
Lapisan Atas Model OSI)
• Protokol yang berfungsi pada Lapisan Process /
Applications Referensi Model DoD : Telnet, FTP,
SMTP, TFTP, Kerberos, DNS, SNMP, RCP & X
Windows

Telnet
• Telnet (Telecommunication Network)
bermanfaat apabila user ingin mengakses
komputer lain dari jauh (Remote Host)
• Telnet menggunakan Port 23 untuk
berhubungan dengan Lapisan Transport

File Transfer Protocol (FTP)
• Berfungsi untuk memindahkan file dari
komputer satu ke komputer lain melalui
jaringan komputer
• FTP menggunakan Port 21 & bekerja
dengan menggunakan protokol TCP yang
menggunakan hubungan Connection
Oriented

Simple Mail Transfer Protocol
(SMTP)
• Berfungsi untuk pengaturan pengiriman email
• SMTP menggunakan Port 25 &
menggunakan Protokol TCP

Trivial File Transfer Protocol (TFTP)
• Merupakan FTP yang disederhanakan &
menggunakan Port 69
• TFTP bekerja menggunakan Protokol UDP
(Menggunakan hubungan Connectionless
Oriented )

Kerberos
Protokol untuk keamanan (Security) yang
menggunakan Authentications Server untuk
memeriksa password & enkripsi yang
dipergunakan

Domain Name System (DNS)
• Suatu sistem yang memungkinkan translasi
suatu nama dari suatu host pada jaringan
komputer/internet menjadi IP Address dari host
tersebut
• DNS menggunakan arsitektur hirarki dalam
pemberian nama. Tingkat pertama adalah nama
domain yang oleh lembaga Internet Assigned
Number Authority (IANA) dikategorikan sebagai
berikut : com, edu, gov, mil, org

Simple Network Management
Protocol (SNMP)
Simple Network Management Protocol (SNMP)
memberikan suatu cara untuk mengawasi &
mengatur peralatan pada jaringan komputer

Remote Procedure Call (RPC)
Remote Procedure Call (RCP) berguna untuk
membuat fungsi remote transparant seperti berada
pada komputer lokal saja

X Windows
Protokol yang memberikan sarana Multi
Tasking pada sistem operasi berbasis
Unix/Linux

Lapisan Host to Host
• Lapisan ini setingkat dengan Lapisan Transport
pada Referensi model OSI
• Protokol-protokol yang berfungsi pada Lapisan
Host to Host ini adalah :
- Transmission Control Protocol (TCP)
- User Datagram Protocol (UDP)

Transmission Control Protocol
(TCP)
• Berfungsi mengubah blok data yang besar
menjadi segmen-segmen yang dinomori &
disusun secara berurutan agar penerima
(Receiver) dapat menyusun kembali segmensegmen tersebut seperti pada saat pengiriman.

• TCP adalah protokol Connection Oriented yang
memberikan layanan bergaransi

User Datagram Protocol (UDP)
• Jenis protokol Connectionless Oriented
• UDP bergantung pada lapisan atas untuk
mengontrol keutuhan data
• Oleh karena penggunaan bandwidth yang
efektif, UDP banyak dipergunakan untuk
aplikasi-aplikasi yang tidak peka terhadap
gangguan jaringan seperti SNMP & TFTP
• TCP & UDP menggunakan Port 1023 atau lebih
besar untuk berhubungan dengan host dari
Lapisan atas

Lapisan Internet
• Lapisan ini setara dengan lapisan Network pada
referensi model OSI
• Protokol yang berfungsi pada lapisan ini antara
lain : IP, ARP, RARP, BOOTP, DHCP & ICMP

Internet Protocol (IP)
• Protokol yang memberikan alamat/identitas
logika suatu peralatan dalam jaringan komputer
• Internet Protocol (IP) menggunakan notasi
angka biner 32 bit
• IP Address (Alamat Logika), karena dibuat oleh
S/W, dimana alamat tersebut secara dinamis
dapat berubah jika peralatan ditempatkan pada
jaringan yang lain

Internet Protocol (IP) Lanjutan
• IP header memiliki elemen yang disebut Time to
Live (TTL) yang fungsinya untuk membatasi
lamanya waktu suatu paket dapat beredar di
jaringan komputer
• Apabila terdapat suatu paket yang memiliki
informasi yang salah pada suatu jaringan
komputer, maka paket tersebut tidak beredar
secara terus-menerus tetapi akan dihapuskan
jika nilai TTL paket tersebut telah dicapai

Address Resolution Protocol
(ARP)
Protokol yang mengadakan translasi dari IP Address
menjadi MAC Address
Fungsi Address Resolution Protocol (ARP) :
• Membuat IP Address tidak bergantung dengan peralatan
• Pergantian Network Interface Card (NIC) hanya akan
mengubah MAC Address & tidak mengubah IP Address
• Paket data dapat diteruskan berdasarkan alamat
jaringan yang dituju
• Routing IP Address dapat dilakukan pada Lapisan
Network

Reverse Address Resolution
Protocol (RARP)
• Protokol untuk mengadakan translasi MAC
Address menjadi IP Address.
• Router menggunakan protokol RARP ini untuk
mendapatkan IP Address dari suatu MAC
Address yang diketahuinya
• RARP juga merupakan Protokol Bootstrap yang
memungkinkan suatu client mendapatkan IP
Address dari suatu Bootstrap Server dengan
memberitahukan MAC Address yang dimilikinya

Bootstrap Protocol (BOOTP)
• Protokol yang untuk prosess Boot Diskless
Workstation
• Dengan protokol Bootstrap ini, suatu IP Address
dapat diberikan ke suatu peralatan pada
jaringan komputer berdasarkan MAC Addressnya

Dynamic Host Configuration
Protocol (DHCP)
• DHCP IP Address secara otomatis kepada suatu
workstation yang menggunakan protokol TCP/IP
• DHCP bekerja dengan relasi Client-Server
• DHCP server menyediakan suatu kelompok IP Address
yang dapat memberikan ke suatu DHCP client
• Dalam memberikan IP Address kapada client-nya, DHCP
hanya meminjamkan/menyewakan (leased) IP Address
tersebut untuk suatu periode tertentu.
• Apabila periode tersebut sudah dicapai, maka IP
Address tersebut diberikan ke client lain
• Pemberian IP Address oleh DHCP ini berlangsung
secara dinamis

Internet Control Messege
Protocol (ICMP)
• Protokol untuk melaporkan jika terjadi suatu
masalah dalam proses pengiriman data
• Fungsi dari protokol ini adalah :
– Memberitahukan apabila ada paket yang tidak
sampai ke tujuan
– Memberitahukan pengiriman jika memori buffer pada
Router penuh
– Memberitahukan pengirim bahwa paket telah
melewati jumlah hop maksimum dan akan diabaikan
– Redirect paket dari gateway ke host
– Ping menggunakan ICMP echo untuk memeriksa
hubungan

Lapisan Network Access
• Lapisan ini setingkat dengan gabungan Lapisan
Data Link & Lapisan Physical Referensi Model
OSI
• Protokol yang berfungsi pada Lapisan Network
Access adalah : Ethernet, Token Ring & FDDI

Computer Networking & Security

H. Mochamad Wahyudi, CCNA, CEH, CHFI
[email protected]
http://www.wahyudi.or.id

Sponsor Documents

Or use your account on DocShare.tips

Hide

Forgot your password?

Or register your new account on DocShare.tips

Hide

Lost your password? Please enter your email address. You will receive a link to create a new password.

Back to log-in

Close