ITS Undergraduate 23969 2108100092 Chapter1

Published on March 2017 | Categories: Documents | Downloads: 29 | Comments: 0 | Views: 147
of 4
Download PDF   Embed   Report

Comments

Content

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pada kemajuan dunia industri, khususnya di bidang industri
perikanan. Dibutuhkan tempat menyimpan ikan hasil tangkapan
dari laut yang disimpan pada tempat yang dinamakan cold
storage. Cold storage sangat diperlukan di saat industri maju saat
ini, dikarenakan kapal penangkap ikan yang bisa sampai
berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan lamanya mengelilingi
lautan untuk menangkap ikan. Sehingga sangat dibutuhkan tempat
penampung ikan hasil tangkapan mereka yang dapat
mengawetkan ikan untuk waktu yang cukup lama. Dari sinilah
peran ilmu refrigerasi dan pengkondisian udara sangat dibutuhkan
untuk mengatasi masalah tersebut.
Yaitu sistem refrigerasi cascade yang dapat menjadi solusi
terbaik untuk persoalan diatas, karena sistem refrigerasi ini
merupakan penurunan ilmu refrigerasi dan pengkondisian udara
yang paling efisien untuk tempat penampung sekaligus sebagai
freezer ikan dengan waktu yang cukup lama. Dan aplikasi dari
sistem refrigerasi inilah dimana pada dunia industri saat ini
disebut cold storage. Selain itu, dengan adanya sistem refrigerasi
dalam kapal penangkap ikan ini diharapkan kapal dapat
memperluas jangkauan wilayah tangkapannya, memperpanjang
waktu operasi dan meningkatkan pendapatan perusahaannya.
Alasan digunakannya system refrigerasi cascade pada studi ini,
karena dapat lebih mengefisiensikan siklus, daya kompresor lebih
hemat dengan sistem refrigerasi cascade, sehingga konsumsi
listrik juga jadi lebih hemat.
Sistem refrigerasi cascade merupakan gabungan 2 sistem
refrigerasi dengan penggabungan komponen evaporator dan
kondensor dari tiap-tiap sistem tersebut. Sistem refrigerasi

1

2
cascade dapat menghasilkan temperatur yang sangat rendah
supaya dapat memaksimalkan pengawetan dari ikan. Sistem
refrigerasi cascade adalah salah satu solusi dalam mencapai
temperatur pembekuan yang diinginkan dengan memiliki
keunggulan dalam hal penghematan daya kompresor sehingga
daya listrik juga hemat. Akan tetapi minimnya kesadaran akan
pentingnya analisa laju alir massa dari fan kondensor berdampak
pada keefisienan daya kompresor yang membuat penelitian ini
dilakukan. Oleh karena masalah tersebut, maka dilakukan studi
eksperimen tentang pengaruh variasi laju alir massa fan
kondensor terhadap unjuk kerja dan daya kompresor pada sistem
refrigerasi cascade.
Manfaat dari dilakukannya stude eksperimen ini adalah
untuk mendapatkan performansi sistem refrigerasi cascade yang
sesuai dari pengaruh variasi laju pendinginan yang terjadi pada
sistem tersebut. Selain itu juga, manfaat bagi pemilik kapal adalah
mengetahui akan pentingnya laju pendinginan kondensor high
stage yang sesuai agar menghasilkan keefisienan yang
dikehendaki dari cold storage mereka.
1.2 Rumusan Masalah
Pada studi eksperimen ini digunakan sistem refrigerasi
cascade dengan refrigeran R-22 pada high stage dan R-404A
pada low stage, sehingga rumusan masalah yang akan dibahas
yaitu bagaimana pengaruh dari variasi laju pelepasan kalor pada
kondensor high stage terhadap unjuk kerja atau performansi dari
cascade system tersebut dan bagaimana karakteristik kerja dari
sistem refrigerasi cascade dari pengaruh variasi laju pendinginan.
1.3 Tujuan
Tujuan dari studi eksperimental ini adalah memperoleh
dan menganalisa pengaruh perubahan laju pelepasan kalor pada
kondensor high stage terhadap unjuk kerja dari sistem refrigerasi
cascade. Serta untuk mengetahui karakteristik kerja sistem
refrigerasi cascade dari pengaruh variasi laju pendinginan.

3
1.4 Batasan Masalah
Batasan masalah yang dipakai pada studi eksperimental
ini adalah:
1. Tidak ada heat loss pada ruang pendinginan(freezer)
2. Laju aliran massa konstan dan dihitung berdasarkan
balance energy pada ducting kondensor
3. Kompresor yang digunakan adalah jenis hermetic
reciprocating pada low stage dan hermetic rotary
pada high stage dengan masing-masing berdaya 1
PK.
4. Digunakan sistem refrijerasi cascade dengan
refrigerant R-22 pada high stage dan R-404a pada
low stage.
5. Sistem bekerja dalam kondisi steady.
6. Tidak ada losses energy pada ducting kondensor high
stage.
7. Tidak ada losses energy dari Heat Exchanger pada
kondensor LS dan evaporator HS.

1.5 Sistematika Penulisan
Metode penulisan yang digunakan dalam mengerjakan
tugas akhir ini adalah studi pustaka, dimana dibutuhkan beberapa
referensi yang mendukung demi terselesaikannya tugas akhir.
Adapun sistematika dalam penulisan ini adalah sebagai berikut :
BAB I

3

: PENDAHULUAN

4
Pada bab ini berisi latar belakang dibuatnya tugas akhir,
rumusan masalah, tujuan penulisan, manfaat penulisan dan
batasan masalah.
BAB II
: DASAR TEORI
Pada bab ini berisi mengenai teori yang mendasari
penyusunan laporan tugas akhir secara umum.
BAB III
: METODOLOGI
Pada bab ini membahas tentang metode penelitian,
perhitungan, sasaran penelitian, teknik pengumpulan data,
dan langkah analisis data, mulai dari persiapan sampai dengan
kesimpulan.
BAB IV
: PERHITUNGAN DAN PEMBAHASAN
Pada bab ini menguraikan hasil perhitungan unjuk kerja
sistem pendingin alat pembuat serta pembahasan tentang
fenomena hasil perhitungan.
BAB V
: KESIMPULAN
Pada bab ini menjelaskan mengenai kesimpulan dari
keseluruhan proses penyusunan Tugas Akhir dan hasil dari
pengujian alat dalam hal ini alat refrigerasi absorpsi.

Sponsor Documents

Or use your account on DocShare.tips

Hide

Forgot your password?

Or register your new account on DocShare.tips

Hide

Lost your password? Please enter your email address. You will receive a link to create a new password.

Back to log-in

Close